Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Garuda Indonesia mengaku hasil negosiasi utang dengan para kreditur ada yang sudah berhasil. Ada 800 kreditur yang dihadapi maskapai itu, dengan lessor atau penyewa pesawat yang paling sulit dihadapi.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/11), negosiasi dan hasil kesepakatan dengan para kreditur yang diklaim Garuda telah berhasil antara lain penangguhan pokok dan bunga oleh kreditur perbankan.
"Lalu, restrukturisasi utang tertunggak selama 2020 yang dibayarkan dengan cicilan balloon payment sampai dengan 2023 oleh kreditur bisnis," tulis manajemen Garuda.
Terkait, Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun Aset (KIK EBA), Garuda menyatakan, telah dilakukan penangguhan sebagian kewajiban pembagian pendapatan penjualan tiket ke-36 sampai dengan 3 Desember 2021 atau tanggal yang disesuaikan kemudian dengan Manajer Investasi (MI).
Baca juga ; Garuda Masih Rugi : Pendapatan Rp8 T, Biaya Operasional Rp18,3 T
Lalu, Garuda menyebut, hasil negosiasi lainnya dengan kreditur ialah bahwa sebelumnya telah melakukan perpanjangan masa jatuh tempo sukuk hingga 2023 mendatang dari waktu jatuh tempo yang semula pada 3 Juni 2020.
Adapun pada tahun ini, emiten dengan kode saham GIAA itu juga melakukan penangguhan pembayaran jumlah pembagian berkala (kupon sukuk) dan sedang melakukan negosiasi lebih lanjut dengan para pemegang sukuk sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang sedang dilakukan oleh perseroan.
Perusahaan pelat merah itu juga mengaku terus melakukan komunikasi intensif serta negosiasi kepada kreditur dan lessor. Khusus untuk lessor, negosiasi dilakukan guna mencapai kesepakatan mengenai restrukturisasi biaya sewa dengan skema PBH atau power by the hour.
Sebelumnya, Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo membeberkan, maskapai Garuda Indonesia (GIAA) secara teknis sudah dinyatakan bangkrut, karena mencatatkan ekuitas negatif sebesar Rp40 triliun per September 2021.
Angka tersebut bahkan mengalahkan ekuitas negatif PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mencapai Rp38,4 triliun per Desember 2020.
"Situasi garuda sebenarnya secara technical sudah mengalami bangkrut. Karena kewajiban-kewajiban jangka panjangnya sudah tidak ada yang dibayarkan termasuk global sukuk," ucapnya beberapa waktu lalu. (OL-7)
Garuda Indonesia menyiapkan 15 pesawat berbadan lebar untuk mengangkut 102.502 jemaah haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi.
Presiden Prabowo instruksikan Garuda Indonesia dan Danantara bentuk joint venture dengan maskapai Arab Saudi. Targetnya: pangkas harga tiket haji dan hapus rute pesawat kosong!
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik haji yang terintegrasi, mulai dari proses pengiriman di dalam negeri hingga distribusi di tujuan
GARUDA Indonesia Group mencatatkan sedikitnya 77 ribu penumpang dalam satu hari pada momen puncak arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/3).
PT Garuda Indonesia rugi signifikan pada tahun buku 2025 yakni sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,42 triliun meski sudah menerima dana dari Danantara
Garuda melakukan investiasi atas penyebab kerusakan hidung pesawat GA 176 Jakarta-Pekanbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved