Cadangan Devisa Merangkak Naik

10/5/2016 20:26
Cadangan Devisa Merangkak Naik
(Foto istimewa)

MEMASUKI kuartal kedua 2016, cadangan devisa Indonesia kembali meningkat menjadi US$107,7 miliar. Tren peningkatan devisa itu telah berlangsung sejak Januari lalu setelah tergerus di tahun 2015 lantaran seringnya operasi pasar keuangan demi mempertahankan nilai tukar rupiah.

"Posisi cadangan devisa Indonesia akhir April 2016 tercatat sebesar US$107,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2016 yang sebesar US$107,5 miliar," jelas Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat, Selasa (10/5).

Bank Indonesia mencatat Januari lalu cadangan devisa masih berada pada angka US$ 102,2 miliar. Pada akhir Februari jumlahnya meningkat menjadi US$104,5 miliar.

Diakui Arbonas peningkatan itu dipengaruhi oleeh penerimaan cadangan devisa dari hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) dan penerimaan lainnya. "Penerimaan tersebut melampaui kebutuhan devisa, yang antara lain digunakan untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah," jelasnya.

Posisi cadangan devisa per akhir April 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,1 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan." tutup Arbonas. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya