TTI Diharapkan Jadi Solusi Permanen Masalah Harga Pangan

Andhika Prasetyo
09/5/2016 14:20
TTI Diharapkan Jadi Solusi Permanen Masalah Harga Pangan
(ANTARA/Anis Efizudin)

SEBULAN menjelang Ramadan, beberapa harga kebutuhan barang pokok mengalami lonjakan. Bawang merah saat ini di beberapa daerah, harganya mencapai Rp50 ribu per kilogram.

Menanggapi kenaikan harga itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Kementerian Pertanian bersama dengan Bulog terus berupaya menyerap produksi langsung dari petani. Hasil produksi tersebut nantinya akan dijual melalui pasar murah Toko Tani Indonesia (TTI) yang tersebar di seluruh Tanah Air.

"Kami baru saja serap 23 ribu ton bawang merah dan masih banyak lagi karena masih musim panen raya. Harga dari petani di lapangan Rp18 ribu per kilogram, bisa dijual di TTI dengan harga sekitar Rp25 ribu per kilogram," ujar Amran, Senin (9/5).

Saat ini, sudah terdapat 300 TTI yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun, pemerintah menargetkan 1.000 TTI tercapai pada tahun ini.

Amran mengatakan permasalahan melonjaknya harga bahan pokok di pasaran bukanlah sebuah masalah yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. "Masalah ini butuh waktu. Tidak bisa disulap dua hari selesai. Toko tani ini solusinya," paparnya.

Amran optimis TTI dapat menjadi solusi permanen dengan mengubah struktur pasar yang ada saat ini. "Tapi ya tidak bisa instan langsung jadi," katanya.

Ia mengatakan setidaknya butuh waktu tiga tahun agar TTI bisa menjadi pasar yang baik dan menjual kebutuhan pangan dengan harga murah sebagaimana keinginan pemerintah dan masyarakat.

Amran juga mengatakan kebijakan impor bukanlah jawaban untuk menyelesaikan permasalahan harga pangan. "Kementerian Pertanian dianggap anti impor. Itu salah. Kami tidak anti impor. Kita masih impor beberapa produk, tapi ya menyesuaikan. Kita impor hanya untuk apa yang kita butuhkan. Impor itu bukan pesanan," jelasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya