Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan melakukan operasi pasar (OP) sebagai startegi paling cepat menurunkan harga-harga pangan menjelang puasa dan Lebaran. Operasi pasar akan dilakukan pada awal Juni 2016 untuk komoditas bawang merah, beras, dan daging sapi.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, Minggu (8/5). Djarot menyatakan pihaknya saat ini tengah menggelar pasar murah di beberapa daerah.
Pasar murah tersebut menjual beras, bawang merah, dan daging sapi dengan harga di bawah harga pasar. Namun, jika pasar murah yang digelar Bulog tidak mampu menggerakan harga di pasaran, Bulog baru akan memutuskan untuk operasi pasar.
"Mungkin awal Juni saat mau masuk puasa. Kalau ternyata pasar murah tidak menggerakan harga sesuai harapan, kita OP. Kalau bisa dikendalikan, ya pasar murah saja. Supaya pedagang juga gak terlalu shock," ucap Djarot.
Menurutnya, Bulog sudah menjual daging sapi di kisaran Rp90 ribu per kilogram (kg) di pasar-pasar murah di beberapa daerah. Dia mengakui tidak mungkin menjual daging sapi langsung ke level Rp80 ribu per kg sesuai anjuran Presiden Joko Widodo. Hal itu dinilai akan membuat pedagang kaget karena harga jualnya yang terlalu jauh dari pasaran.
Saat ini, lanjut Djarot, harga bawang merah dan daging sapi memang masih cenderung mahal. Meski di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, harga bawang merah sudah cenderung menurun Rp1.000-Rp2.000 per kg, Djarot mengatakan hal itu belum berdampak ke pedagang eceran.
"Senin besok kita akan lihat harga, Selasa kita bantu suplai bawang ke pasar untuk bantu turunkan harga. Kita maunya pelan-pelan supaya pedagang dan petani tidak kaget. Kalau tetap tidak turun sampai menjelang puasa, baru OP," tuturnya.
Untuk beras, Djarot menilai tidak akan ada pergerakan yang luar biasa selama puasa dan Lebaran. Pasalnya, stok beras Bulog saat ini dinilai masih cukup karena masih dalam kondisi panen raya. "Mungkin sampai puasa tidak bergerak," cetusnya.
Adapun pasokan untuk operasi pasar yang digelar awal Juni nanti akan diutamakan dari produksi dalam negeri. Djarot menandaskan belum ada niatan dari Bulog dan pemerintah untuk mengimpor beras dan bawang merah. Menurutnya, pemerintah masih menugaskan Bulog untuk memanfaatkan produksi bawang merah di dalam negeri terlebih dahulu.
Direktur Barang Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan Robert J Bintaryo mengatakan pihaknya sudah menyetujui adanya operasi pasar menjelang puasa dan Lebaran untuk menekan harga-harga pangan. Saat ini, Kemendag dan Bulog tengah mencari pasokan untuk operasi pasar beras, bawang merah, dan daging sapi.
"Kita lagi cari tempat untuk beli pasokannya. Salah satunya, Bulog beli ke Malang. Ini masih akan dirapatkan lagi di Kemenko Perekonomian," imbuh Robert. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved