Menko Minta Pelabuhan Baru Dibuka untuk Ekspor

Gabriela Jessica Restiana Sihite
03/5/2016 23:49
Menko Minta Pelabuhan Baru Dibuka untuk Ekspor
(Dok.MI)

MENTERI Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan akan mendorong ekspor hasil perikanan dengan membuka pelabuhan baru. Pelabuhan-pelabuhan itu akan dibuka agar ekspor bisa dilakukan secara langsung dari daerah penghasil ikan.

"Ada masalah di daerah penghasil ikan. Mereka tidak punya kapal khusus dan kontainer khusus, jadi sulit untuk ekspor. Akhirnya dibawa dulu ke Surabaya, Bali, Jakarta, atau Medan. Kita akhirnya putuskan untuk membuka pelabuhan baru supaya ekspor ikan meningkat," papar Rizal di kantornya, Jakarta, Selasa (3/5).

Hal itu diutarakannya sebagai hasil dari rapat koordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan KKP) Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Menurut dia, jika pelabuhan semakin banyak yang dibuka untuk kegiatan ekspor impor, harga kebutuhan pokok di berbagai daerah pun akan menurun. Ia mencontohkan daerah timur Indonesia yang harga-harga barangnya masih terbilang tinggi.

Dengan ada pelabuhan yang langsung bisa mengimpor barang ke daerah tersebut, rantai harga akan otomatis terpotong.

"Kalau kita buka arus perdagangan ini, harga kebutuhan pokok, ayam, daging akan turun. Ini akan meningkatkan kesejahteraan rakyat kita di pinggiran Indonesia atau Indonesia timur," tukasnya.

Rizal pun sudah meminta kepada kementerian terkait untuk membuka perkantoran seperti kantor imigrasi dan balai karantina di pelabuhan-pelabuhan baru yang akan dibuka. Sayangnya, dia masih belum bisa menyebut daerah mana yang pelabuhannya akan dibuka secara langsung untuk kegiatan ekspor impor ikan.

"Perlu satu kali rapat lagi sebelum memutuskan pelabuhan mana saja yang akan dijadikan kegiatan ekspor dan impor. Tujuan utamanya untuk meningkatkan ekspor ikan Indonesia dan nelayan mendapatkan harga lebih baik," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri KKP Susi Pudjiastuti tidak banyak berkomentar. Dia hanya menyebut sudah ada pelabuhan-pelabuhan baru yang siap dijadikan pelabuhan ekspor impor.

"Pelabuhan sudah banyak yang siap. Cuma persoalannya, belum ada kapal kontainer yang masuk," tutupnya. (Jes/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya