Jokowi Minta Instrumen Investasi Dipersiapkan Terkait Tax Amnesty

Astri Novaria
25/4/2016 18:32
Jokowi Minta Instrumen Investasi Dipersiapkan Terkait Tax Amnesty
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo berharap adanya aturan tax amenesty akan mendorong peningkatan arus modal yang masuk.

"Kita inginkan adalah repatriasi modal dari luar menuju ke dalam negeri, ada capital, ada arus uang masuk sehingga kita akan mendapatkan pengembalian modal yang lama tersimpan d bank luar negeri dan kita harapkan uang yang kembali nantinya digunakan untuk menggerakan ekonomi nasional kita," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (25/4).

Jokowi ingin agar tax amnesty bermanfaat nyata bagi kepentingan nasional dan kepentingan rakyat Indonesia terutama dalam hal penerimaan negara. Presiden juga mengingatkan kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan agar terus melakukan reformasi perpajakan, baik dengan adanya atau tanpa tax amnesty dan repatriasi.

"Penegakan hukum untuk wajib pajak juga terus dilakukan, terutama apabila di kemudian hari ditemukan data baru mengenai ketidakbenaran dalam pelaporan pajak untuk pengampunan tersebut," ungkapnya.

Presiden juga meminta kepada Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua OJK Muliaman Hadad, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri BUMN Rini Sumarno dan kementerian terkait lainnya untuk menyiapkan instrumen investasi secepatnya seandainya RUU Tax Amnesty disetujui oleh DPR.

"Instrumen investasi apa yang harus kita persiapkan apabila arus uang masuk itu benar-benar pada posisi yang berbondong-bondong, yang besar-besaran baik investasi portfolio maupun investasi langsung," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya