Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN melihat potensi besar dari pangsa pasar syariah, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank) berencana mengeluarkan fasilitas Islamic hedging atau fasilitas lindung nilai valuta asing dengan prinsip syariah.
Maybank mengklaimnya sebagai fasilitas perbankan untuk hedging syariah yang pertama di Indonesia.
Head of Global Markets Bank Maybank Indonesia I Made Budhi P Artha menjelaskan hal itu kepada media seusai paparan publik rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, kemarin.
Menurut Made, saat ini fa-silitas hedging syariah tersebut sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dalam waktu dekat sudah dapat diluncurkan.
"Kami optimistis fasilitas ini akan berhasil sebab kami melihat permintaan yang tinggi dan respons positif dari para nasabah," ujarnya.
Nantinya, hedging valas berprinsip syariah itu akan menyasar segala nasabah, baik korporasi maupun individu, dalam dan luar negeri.
Porsi hedging terbesar, imbuh Made, diperuntukkan bagi pendanaan haji.
Meski demikian, ia belum bisa menjelaskan lebih detail bagaimana teknis pelaksanaan hedging tersebut.
"Nanti, tunggu tanggal rilisnya saja, dalam waktu dekat ini."
Terkait dengan kinerja kuartal I 2016, secara keseluruhan, Direktur Keuangan Bank Maybank Indonesia Thila Nadason mengakui sedikit mengalami perlambatan dari segi permintaan kredit dan pertumbuhan aset.
"Tetapi kami gembira kinerja itu masih dapat dipertahankan seperti di kuartal IV 2016," tuturnya.
Ia menambahkan, pada 2016 ini perusahaan menargetkan pertumbuhan laba bersih di atas 25% dan target non performing loan (NPL) di kisaran 3,2%-3,6%.
"Karena ekonomi yang masih belum bergerak optimal, kami akan jaga pertumbuhan kinerja kami paling tidak sama seperti kinerja di 2015," pungkas Thila.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved