Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDALAMAN pasar uang melalui sejumlah kebijakan moneter Bank Indonesia harus diarahkan untuk mendalami pasar uang jangka pendek. Hal ini dikemukakan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Selasa (20/4).
"Fluktuasi likuiditas cukup berat ketika lebaran dan awal tahun. Kalau waktu fase itu likuiditas ketat pendalaman pasar ada, kita harapkan Repo BI diperbesar di waktu-waktu ketat," ungkap pria yang akrab disapa Tiko itu.
Menurut Tiko, tingginya cost of fund di industri perbankan saat ini disebabkan minimnya alternatif sumber dana. Sehingga perbankan lebih cenderung mengambil deposito dengan bunga tinggi (special rate) yang menyebabkan biaya dana melambung. Pasar Uang Antar Bank (PUAB), Lending Facility (LF) dan Repo merupakan opsi yang diharapkan mampu menggeser dominasi deposito.
Di sisi lain, kebutuhan akan dana murah saat likuiditas ketat ini relatif hanya bersifat jangka pendek. Namun pasar belum memiliki opsi untuk kebutuhan jangka pendek. Itulah yang menyebabkan perbankan cenderung membeli deposito mahal saat likuiditas ketat.
"Short term yang penting dalam pendalaman pasar, bisa PUAB, LF dan Repo BI. Kalau ketiganya berjalan itu akan mendekat harga cost of fund bank dengan a week repo rate," terangnya.
Dalam operasi moneter ini, Tiko juga menekankan pentingnya tersedia supply disamping suku bunga acuan yang rendah. Jika dengan rate tersebut bank betul-betul bisa memperoleh dana saat dibutuhkan, barulah instrumen pasar uang ini menjadi bermanfaat. "Kalau tidak ada suplainya, orang tetap masuk ke deposito," pungkas dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved