Kopi Indonesia Jadi Primadona di SCAA Expo

MI
18/4/2016 08:50
Kopi Indonesia Jadi Primadona di SCAA Expo
()

KOPI Indonesia menuai kesuksesan di 'Negeri Paman Sam'. Dalam perhelatan pameran kopi internasional Specialty Coffee Association of America (SCAA) Expo 2016 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, yang berakhir kemarin, kopi asli Indonesia menjadi primadona.

Tercatat, Indonesia berhasil menandatangani nota kesepahaman pembelian kopi senilai US$18 juta dengan jumlah 200 kontainer antara anggota Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia (AKSI) dan Royal Coffee Inc California dan New York.

"Transaksi itu merupakan hasil nyata dari upaya kita mendorong ekspor komoditas kopi ke pasar internasional seperti AS. Kami berharap <>supplier dapat memastikan kualitas kopi sehingga tercipta hubungan dagang yang baik dengan mitranya," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak, dalam keterangan resmi, kemarin.

Transaksi yang dimaksudkan Nus itu baru tercatat hingga hari kedua penyelenggaran. Meski belum ada perhitungan resmi, pihaknya optimistis sampai akhir penyelenggaraan pameran transaksi kopi Indonesia bakal meningkat.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong yang tidak menghadiri pameran dalam pesannya kepada pemirsa melalui tayangan video meyakini gelaran SCAA dapat mendorong eksposur Indonesia sebagai rumah dari kopi terbaik di dunia.

"Kopi ialah minuman abad ke-21 yang dapat menggerakkan Silicon Valley, misalnya," ucap Thomas saat memberikan testimoni.

Dalam perhelatan itu, selain membawa 17 <>specialty coffee dari seluruh daerah penghasil kopi di Tanah Air, Indonesia juga ditunjuk sebagai <>portrait country di SCAA untuk pertama kali dalam 28 tahun.

Dalam konferensi pers sebelum 'tim' kopi Indonesia berangkat ke AS, Jumat (8/4), Thomas yakin kopi Indonesia akan memiliki citra baru dan meningkatkan pasar kopi tiap daerah di Indonesia. "Kopi ini sangat penting. Peluang ekspornya luar biasa. Tahun lalu ekspor kopi US$1,19 miliar, naik 15,21% dari tahun sebelumnya," urainya.(Tes/Ire/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya