Pertamina Bakal Jadi Induk Holding BUMN Energi

Tesa Oktiana Surbakti
13/4/2016 16:48
Pertamina Bakal Jadi Induk Holding BUMN Energi
(ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/)

Pemerintah menilai sinergitas merupakan kunci keberhasilan dalam pembangunan ekonomi. Pentingnya sinergitaspun mengarah pada wacana pemerintah yang akan membentuk enam sektor holding atau perusahaan induk BUMN, yakni sektor pertambangan, energi terbarukan, infrastruktur, perbankan dan sektor ketahanan energi.

Menteri BUMN Rini Soemarno kembali memperkuat wacana tersebut dengan menyasar sektor energi. Dalam perayaan HUT Kementerian BUMN, Rini menyatakan PT Pertamina (persero) akan menjadi pemimpin atau induk holding BUMN energi. Kendati demikian, Rini belum bisa memastikan nama dari holding energi tersebut, meski ada isyarat titel Pertamina akan tetap bertengger.

“Belum (perihal nama). Pada dasarnya kita masih pakai nama Pertamina. Tapi kita belum bicara apa nama Pertaminanya diganti atau jadi Pertamina holding,” ujar Rini, Rabu (13/4).

Dengan Pertamina menjadi induk, otomatis telah menjawab kegusaran mengenai sinergitas antara Pertamina dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Rini menekankan PGN akan masuk dalam holding energi yang dipimpin Pertamina.

Artinya, PGN akan menjadi anak usaha dari Pertamina dan juga sekaligus terjadi akuisisi. Rini mengungkapkan pertimbangan Pertamina sebagai induk holding BUMN energi lantaran statusnya 100 persen dimiliki negara.

"Pertamina kan 100 persen dimiliki negara, itu kemudian yang akan memegang perusahaan BUMN yang lain,” imbuhnya.

Targetnya holding BUMN energi akan terbentuk selambatnya sebelum Lebaran tahun ini. Pihaknya telah menyelesaikan kajian perihal holdingisasi. Rini mengaku kajian itu tengah diproses di meja Kementerian Keuangan.

“Kemarin bicara ke Kemenkeu, yang akan selesai holding yang dipimpin Pertamina dan ada beberapa yang selesai lagi, seperti jalan tol, tambang dan keuangan. Nantinya tentu akan kita laporkan,” pungkas dia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya