Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan terus berupaya berdiskusi dengan parlemen Prancis terkait pajak progresif impor minyak kelapa sawit (CPO). Saat ini, parlemen negeri mode tersebut sudah menyepakati pajak progresif impor CPO turun menjadi 30 euro per ton pada 2017, kemudian 50 euro per ton pada 2018, 60 euro per pada 2019, dan 90 euro per ton pada 2020.
Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya Arief Havas Oegroseno menyatakan pihaknya akan terus bernegosiasi dengan parlemen Prancis agar wacana penambahan pajak progresif untuk impor CPO tersebut dibatalkan.
"Iya kita akan terus nego sampai tidak ada tambahan pajak. Sekarang kan 103 euro per ton," ucap Havas dalam sebuah diskusi di Kantor Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta, Senin (11/4).
Menurut dia, pada kunjungan Presiden Joko Widodo ke Eropa akhir April mendatang, pemerintah akan kembali membawa isu pajak progresif impor CPO ke Perancis. Isu itu juga diwacanakan akan dibahas dalam perundingan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU CEPA).
Havas berharap negosiasi pembatalan pajak progresif tersebut bisa kelar sebelum revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati yang memuat pajak progresif impor CPO disahkan, yakni Juni 2016.
"Kalau sampai jadi (kebijakannya), yang kami takutkan Uni Eropa semuanya ngikut, 28 negara mengikuti Prancis karena efeknya bisa menjalar," tandasnya.
Sebagaimana diberitakan, sebelum ditetapkan turun, parlemen Prancis berencana memberlakukan pajak progresif untuk impor CPO ke negaranya sebesar 300 euro per ton pada 2017, 500 euro per ton pada 2018, 700 euro pada 2019, dan 900 euro pada 2020.
Namun, besaran pajak tersebut turun menjadi 90 euro per ton dan kemudian kesepakatan terakhir parlemen Prancis menjadi 30 euro per ton pada 2017, 50 euro per ton pada 2018, 60 euro per ton pada 2019, dan 90 euro per ton pada 2020. Penurunan pajak itu merupakan hasil negosiasi pemerintah Indonesia saat berkunjung ke Prancis pada Maret lalu. (Jes/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved