Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik mengumumkan inflasi Maret 2016 mencapai 0,19% month to month (mtm), 0,62% year to date (ytd), dan 4,45% year on year (yoy). Inflasi inti tercatat mencapai 0,21% mtm dan 3,5% yoy.
Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) ada 58 kota inflasi dan 24 kota deflasi. Inflasi tertinggi di Bukti Tinggi yakni 1,18% diikuti Tangerang, Yogyakarta, Malang, dan Singkawang 0,02% sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan 1,22%.
Menurut Kepala BPS, Suryamin, inflasi pada Maret itu tergolong terkendali sejak lima tahun terakhir. "Walaupun dalam lima tahun ada yng lebih rendah dan tinggi. 2011 deflasi 0,32%, 2012 inflasi 0,07%, 2013 0,63%, 2014 0,08%, dan 2015 0,17%," ungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/4).
Terkendalinya inflasi setiap tahun pada Maret itu juga karena besarannya di bawah 1%. Hanya 57 kota yang sedikit mendekati besaran 1%. "Bawang merah dengan perubahan harga 31,99% memiliki andil 0,16% dan bobotnya enggak banyak karena hujan banyak yang gagal panen sentra produksinya terhambat, bobotnya 0,66%," lanjut Suryamin. Inflasi di 74 kota IHK dan tertinggi di Tegal 86% dan Kudus 71%.
Penyebab inflasi kedua cabai merah dengan perubahan harga 20,37%, andil 0,13%, dan bobot 0,69%. Inflasi twrjadi di 75 kota IHK, tertinggi di Tanjung 84% dan Manokwari 78%.
Sementara untuk cabai rawit sebagai penyebab berikutnya mendapat perubahan harga 31,52%, andil 0,05%, dan bobot 1,29%. Inflasi tertinggi di Sumenep yakni 145% dan Kediri 134% dari 73 kota IHK.
Emas dan perhiasan juga turut mwnjadi penyebab inflasi dengan perubahan harga 2,46%, andil 0,03%, dan bobot 1,22% karena mengikuti pergerakan harga emas internasional. Inflasi terjadi di 69 kpta IHK dengan tertinggi di Bau-bau dan Manado yakni 8% diikuti Banyuwangi 6%.
Penyebab terakhir adalah bawang putih yang mengalami perubahan harga 8,46%, andil 0,02%, dan bobot 0,29% karena pasokan tidak banyak. Inflasi terjadi di 80 kota IHK dengan tertinggi di Pangkal Pinang 28% dan Bulukumba 22%.
Berdasarkan kelompok pengeluaram, bahan makanan mengalami inflasi 0,69% pada Maret 2016. Begitu pula dengan makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau inflasi 0,36%, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar deflasi 0,07%, sandang inflasi 0,55% terutama didorong oleh harga perhiasan, kesehatan inflasi 0,3%, pendidikan, rekreasi, dan olahraga inflasi 0,03%, tapi transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan deflasi 0,02%. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved