BBM Non Subsidi Turun Rp200 per Liter

Gabriela Jessica Sihite
29/3/2016 13:41
BBM Non Subsidi Turun Rp200 per Liter
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

PEMERINTAH dini hari pukul 00.00 wib nanti akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Penurunan sebesar Rp200 per liter.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Pemasaran PT Pertamina (persero) Ahmad Bambang dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (29/3). Dengan demikian, harga BBM yang akan turun, antara lain pertamax menjadi Rp7.550 per liter dari Rp7.750 per liter dan pertamina dex dari Rp8.650 per liter menjadi Rp8.450 per liter. Harga pertalite juga akan turun dari Rp7.300 per liter menjadi Rp7.100 per liter.

"Iya besok kita turunkan. Sekitar Rp200 per liter untuk semua produk non-PSO (non-subsidi)," ungkap Bambang.

Di samping itu, pemerintah juga mewacanakan adanya penurunan harga BBM jenis premium dan solar per 1 April 2016. Sebagai BUMN yang menyalurkan dua jenis BBM tersebut, Bambang mengusulkan penurunan harga premium dan solar tidak terlalu besar.

Dia menilai pemerintah sebaiknya cukup menurunkan premium sebesar Rp200-Rp400 per liter. "Kalau Pertamina usulkan penurunan Rp200-Rp400 saja. Sudah kita survei, masyarakat turun segitu saja sudah senang," tukasnya.

Dia menilai pemerintah harus berjaga-jaga untuk kemungkinan adanya kenaikan harga minyak dunia ke depan. Jika harga minyak dunia makin merangkak, bukan hal tidak mungkin harga BBM pada periode selanjutnya, yakni Juli-September, akan ikut naik. Padahal, nilai dia, Juli merupakan bulan Hari Raya Idul Fitri dan masa libur sekolahan

Bambang menandaskan harga minyak dunia saat ini sedang merangkak naik. Dalam 10 hari terakhir ini, rata-rata harga minyak dunia sudah mencapai US$41 per barel.

"Poinnya, di saat April-Juni, kita sudah mendapat profit yang lumayan lah. Ketika nanti Juli-September (mestinya harga BBM) naik, kita jamin tidak usah naik. Karena itu sudah nutup. Pas puasa, Lebaran, libur anak sekolah, jangan ditambahin beban lagi dengan penaikan harga BBM," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya