Rizal: Presiden Telah Jalankan Amanah Konstitusi

Gabriela Jessica Sihite
23/3/2016 16:12
Rizal: Presiden Telah Jalankan Amanah Konstitusi
()

KEPUTUSAN Presiden Joko Widodo yang memilih proyek pengembangan infrastruktur gas Blok Masela, Laut Arafura, Maluku dilakukan dengan skema darat (onshore liquified natural gas/OLNG) disambut gembira Rizal Ramli. Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya tersebut merasa bersyukur.

Menurutnya, Presiden telah menjalankan amanah konstitusi dengan diputuskannya Blok Masela menggunakan skema OLNG. "Dalam kasus Masela, Presiden Jokowi telah menjalankan amanah konstitusi yang sebenar-benarnya agar sumber daya alam digunakan sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia. Semoga rakyat Indonesia semakin mendapatkan manfaat dari sumber daya alam yang melimpah yang Tuhan berikan," ujar Rizal, Rabu (23/3).

Rasa bersyukur itu pun dituangkan Rizal dalam akun twitter resminya, @rizalramli. Menurut dia, skema OLNG lebih murah ketimbang skema laut (FLNG). Di samping itu, Rizal juga pernah berujar skema infrastruktur gas di darat lebih mendorong pembangunan wilayah timur Indonesia.

"Alhamdulillah. Presiden memutuskan Masela di darat. Semoga rakyat Indonesia semakin mendapatkan manfaat dari sumber daya alam yang melimpah," kicau Rizal dalam akun twitternya.

Penasihat Menko Maritim dan Sumber Daya Ronnie Higuchi Rusli menyatakan dengan harga minyak dunia yang anjlok hingga di bawah US$40 per barel seperti saat ini, proyek dengan skema darat lebih efisien. "FLNG bisa balik pokok kalau harga minyak dunia mencapai antara US$50-US$60 per barel," imbuhnya.

Setelah ini, lanjut Ronnie, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) untuk melaksanakan keputusan Presiden. Dia mengatakan pihaknya tidak akan mengusulkan teknologi infrastruktur darat karena hal tersebut sudah masuk ranah lelang dan di bawah Kementerian ESDM.

"Kemenko Maritim sudah tidak ikut campur lagi urusan OLNG. Sudah teknis pelaksanaan Kementerian ESDM dan SKK Migas," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya