Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perbankan berkesulitan menurunkan bunga kredit. Penyebabnya, bunga simpanan perbankan harus bersaing dengan imbal hasil (yield) yang ditawarkan surat utang negara.
Pemerintah kian agresif menerbitkan government bonds yang menawarkan imbal hasil relative lebih tinggi ketimbang bunga simpanan. Industri perbankan di Indonesia saat ini rata-rata menetapkan deposit rate sebesar 8,8 persen. Sementara itu, surat utang negara menawarkan yield sebesar 7,5-9 persen.
Bila menetapkan bunga pinjaman di bawah yield obligasi pemerintah, perbankan akan kesulitan menyerap likuiditas dari masyarakat.
Ekonom Destry Damayanti menilai sulit bagi pemerintah menurunkan imbal hasil government bonds.
“Government bonds yang sekarang begitu ekspansif, yang kalau supply-nya semakin banyak ya harganya turun tapi yield-nya naik,” ujar Destry di hadapan forum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Kamis (17/3).
Permasalahannya, pemerintah tak mungkin menurunkan supply government bonds yang akan diterbitkan. Sebab pemerintah membutuhkan tambahan dana yang cukup besar utuk menutup resiko shortfall penerimaan dalam APBN 2016.
“Kalau supply govt bonds diturunkan, ya jangan, karena pemerintah punya target pembiayaan segitu besar. Belum lagi shortfall di APBN akan besar sekali kalau tax amnesty ga bisa dijalankan,” ujar dia.
Solusinnya, pemerintah perlu memastikan permintaah SUN yang lebih tinggi untuk menurunkan imbal hasil. “Jadi kunci untuk menurunkan yieldnya ya dengan memperkuat demandnya,” ujar Destry.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved