Kementan Berharap Bulog Bisa Stabilkan Harga Cabai

Dero Iqbal Mahendra
15/3/2016 21:05
Kementan Berharap Bulog Bisa Stabilkan Harga Cabai
(Dok. MI)

DIRJEN Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Spudnik Sujono berharap Badan Usaha dan Logistik (Bulog) dapat berperan lebih banyak terkait upaya menstabilkan harga cabai di pasaran.

Dia mengungkapkan, dalam situasi saat ini memang terjadi anomali antara harga di petani dan konsumen yang terlalu jauh. Sehingga pemerintah harus hadir untuk menstabilkan harga.

"Dalam hal ini, kami Kementerian Pertanian sudah melaksanakan dari Dirjen Hortikultura dan juga dari Badan Ketahanan Pangan sudah melaksanakan. Namun, saya belum mengetahui ada istruksi dari Kementan terkait penugasan kepada Bulog untuk operasi pasar," jelas Spudnik saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (15/3).

Terlepas dari instruksi itu, dia berharap semua pihak dapat terlibat dalam upaya menurunkan harga produk hortikultura yang di dalamnya termasuk cabai. Misalnya pemda setempat atau bahkan Bulog. Khusus untuk bulog, pihaknya amat berharap lembaga tersebut bisa lebih banyak berperan.

"Kita berharap Bulog bisa lebih banyak berperan untuk itu. Sebab, Bulog merupakan perum yang memang bertugas mengatur stabilisasi harga," terang Spudnik.

Lebih jauh ia menyebutkan bahwa saat ini memang terlihat banyak spekulan sehingga harga menjadi tidak terkontrol. Terlebih lagi memang tidak ada lembaga yang mengontrolnya sehingga diharapkan pemerintah dapat hadir dengan membeli langsung dari petani dan langsung di bawa ke pasar.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengaku belum mendapatkan isntruksi dari Mentan terkait operasi pasar untuk cabai. "Rasanya belum ada perintah untuk itu, tetapi nanti coba saya cek kembali. Tetapi kalau memang ditugaskan kita siap kok," ujar Djarot via pesan singkat.

Meski begitu, jika memang akan dilakukan operasi pasar untuk cabai, dia mengaku perlu dilakukan suatu simulasi perhitungannya terlebih dahulu. "Saat ini saya belum bisa menjelaskan lebih lanjut, tetapi besok saya akan koordinasi dengan kementerian terkait," pungkas Djarot. (Dro/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya