BP Batam Harus Diisi Profesional

Nuriman Jayabuana
14/3/2016 19:31
BP Batam Harus Diisi Profesional
(ANTARA/Puspa Perwitasari)

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar seluruh keanggotaan Badan Pengelola (BP) Batam diisi figur profesional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan permintaan tersebut disampaikan langsung Presiden kepadanya.

"Kalau bukan dari kalangan profesional, maka tidak akan jalan ini," ujar Darmin seperti dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Senin (14/3)

Menurut Darmin, Batam perlu ditata lagi karena mulai menurun kinerjanya "Bahkan tertinggal jauh dengan kawasan-kawasan yang didirikan belakangan, yang datang dari luar."

Penataan perlu dilakukan agar Batam bisa menjadi kawasan yang menjadi tulang punggung dari sebagian ekspor kita. Untuk itu, tumpang tindih kewenangan yang selama ini banyak dikeluhkan pengusaha harus dihilangkan.

Darmin menjelaskan, dalam rapat kabinet terbatas telah diputuskan bahwa Batam akan mengarah pada kawasan investasi. Masalahnya di Batam ada kawasan pemukiman di mana investasi juga terjadi.

"Di kawasan pemukiman kita tidak akan mengubah atau mengurangi fasilitas yang sudah ada, baik fasilitas kepada investasi maupun fasilitas kepada penduduk. Cuma kita ingin daerah pemukiman tidak masuk lebih luas ke kawasan investasi," jelas Darmin.

Menurut Darmin, pemerintah ingin mengembangkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. "Sekarang belum ke sana, karena masih transisi," katanya.

Dalam masa transisi ini, akan ada audit menyeluruh, baik terhadap aset maupun kinerja. Audit ini akan dilakukan paling lama dalam 10 hari mendatang.

"Dengan desain seperti itu, kita akan bisa berdiri tegak di hadapan negara-negara lain. Kita harus bangun Batam sebagai kawasan yang bisa dibanggakan," tegas Darmin. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya