Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 1 jam berkeliling melihat ruang penyimpanan beras, pengering, dan penggilingan gabah di gudang Bulog Triyagan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo dikejutkan dengan tiga alat pengering padi yang tidak berfungsi di gudang itu.
"Mesin pengering di situ kapasitas sehari bisa 80 ton, tetapi 1 minggu baru dapat 20 ton. Ini mesti ada problem sebab panen banyak tidak bisa terserap dengan baik," kata Presiden dengan mimik serius dalam inspeksi mendadaknya ke tempat itu.
Bahkan, Presiden menemukan salah satu mesin pengering gabah mangkrak sejak 2007. "Sudah 9 tahun ini enggak jalan," cetusnya.
Tanpa membuang waktu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung menelepon Kepala Bulog Djarot Kusumayakti terkait pengamatannya di gudang Bulog Triyagan. Presiden juga menyampaikan persoalan penyerapan gabah atau beras petani. Keduanya berkomunikasi selama 5 menit.
Sedianya Presiden Jokowi diagendakan meninjau pembangunan Waduk Gondang di Desa Sambirejo, Kecamatan Kerja, Kabupaten Karanganyar. Namun, tiba-tiba Jokowi sidak ke gudang Bulog Triyagan.
Dalam sidaknya, Jokowi yang mengenakan jas hitam didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hadi Mulyo, Juru Bicara Presiden Johan Budi SP, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Kepada pers, Presiden mengaku heran ihwal mesin-mesin pengolah gabah yang tidak berfungsi. "Ini yang mau kita cari tahu, kendalanya di mana. Karena duitnya ada loh atau ada sesuatu yang lain," ungkap dia.
Menurutnya, yang diharapkan oleh petani saat masa panen ialah penyerapan gabah oleh Bulog agar harga tidak jatuh. "Kita hanya punya waktu 2 bulan untuk menyerap produksi petani karena ini panen besar," tegas Presiden.
Presiden bakal meninjau secara maraton gudang Bulog di seluruh Indonesia. Dia meyakini, bila semua gudang Bulog berfungsi optimal, stok beras nasional akan terpenuhi. "Di daerah lain kondisinya sama, kalau perlu tak puterin semua," ancamnya.
Banyak rusak
Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengakui ditelepon Presiden. "Presiden ingin semua bertindak," katanya saat dihubungi kemarin.
Dia mengatakan masih banyak mesin pengolah gabah yang rusak. "Dari 132 unit mesin pengolah gabah, baru sekitar 70 unit yang bisa dipakai," jelasnya.
Dia menegaskan mesin-mesin itu bisa berfungsi kembali dalam waktu kurang dari sebulan ini. Ia berharap sebelum panen raya, mesin-mesin itu sudah bisa digunakan.
Sembari menunggu mesin-mesin itu diperbaiki, Djarot menandaskan pihaknya sudah bekerja sama dengan PT Pertani (persero) dan PT Sang Hyang Seri untuk menyewa mesin pengering gabah.
Bulog menargetkan penyerapan gabah bisa mencapai 1,25 juta ton pada tahun ini. "Sebagian besar dari target itu dilakukan pada musim panen yang diperkirakan Maret-April ini," terangnya.
Kepala Gudang Bulog Triyagan Suwondo mengatakan rendahnya penyerapan gabah atau beras petani karena harga pasar saat ini masih tinggi. "Sementara Bulog diberi kewenangan sesuai Inpres 5 Tahun 2015," ujarnya seusai Presiden sidak.
Inpres tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah itu menyebutkan bahwa harga pembelian gabah kering panen dari Rp3.700 hingga Rp4.650 dan harga pembelian beras Rp7.300. Celakanya, harga beras di pasaran yang notabene dikuasai tengkulak di atas harga inpres.(Jes/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved