Tapera Jangan Hanya Berorientasi Keuntungan

Nuriman Jayabuana
02/3/2016 19:52
Tapera Jangan Hanya Berorientasi Keuntungan
(ANTARA/Aditya Pradana Putra)

PARLEMEN telah mengesahkan Undang Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy berharap pengelolaan dana Tapera tersebut tidak mengutamakan keuntungan semata.

"Pengelolaan dananya nanti jangan sampai high cost, maksudnya jangan sampai profit oriented lah. Mulai dari skema penempatan uangnya, bunga juga jangan mengikuti mekanisme pasar," ujar Eddy di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/3).

Eddy berharap pengelolaan Tapera mengutamakan penyaluran dana untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). "Kalau yang kita harapkan dana tapera ini dana murah ini dana jangka panjang yang bisa dimanfaatkan bagi MBR," ujar Eddy.

REI melihat beleid Tapera sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan perumahan atau backlog pada masyarakat. “Dalam jangka panjang saya yakin dana tapera mengatasi masalah kekurangan perumahan bagi masyarakat yang belum mempunyai rumah, khususnya di sektor MBR,” kata dia.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan teknis pelaksanaan tapera masih menunggu aturan turunan dari pemerintah. “Aturan mainnya kan masih menunggu PP keluar, baru setelah nanti PP keluar kita bisa mengimplementasikannya,” ujarnya.

Seperti diketahui, skema penarikan dana tapera memungut sebesar 3 persen dari upah minimum regional pekerja. Sebanyak 2,5 persen dibebankan kepada pemberi kerja, sementara sisanya pungutan sebesar 0,5 persen dibebankan kepada pekerja. “Tapi itu nanti masih tergantung PP-nya,” ujar dia.

Dia meyakini pungutan tapera dapat memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Tabungan perumahan rakyat ini kan bagian dari upaya memberikan kesejahteraan untuk masyarakat. Tidak sekaligus, tetapi secara bertahap menutup backlog,” ujar dia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya