Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH negara di dunia kini menerapkan suku bunga negatif untuk menghindari perlambatan dan mendorong investasi. Anomali tersebut diperkirakan akan membuat sejumlah negara berkembang menerima tumpahan arus modal asing dalam jumlah masif, termasuk Indonesia.
Imbal hasil di Indonesa dipandang begitu menarik ketimbang sejumlah negara maju yang menetapkan tingkat bunga rendah. Sehingga pemilik modal akan cenderung menempatkan dananya ke Indonesia sebagai salah tujuan utama.
"Tapi jangan juga terlalu banyak arus dana yang berasal dari luar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution seusai menghadiri diskusi panel forum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu (2/3).
Menurut Darmin, anomali kebijakan moneter pada sejumlah negara membuat situasi di pasar saham dan oblilgasi dalam negeri rentan menerima hot money atau arus modal asing jangka pendek. Situasi tersebut harus diantisipasi dengan menyesuaikan tingkat bunga yang tak terlalu tinggi.
"Bunga kita terlalu banyak bedanya dengan bunga negara lain. Tapi, arah kebijakan moneter yang ditempuh sudah betul dengan menurunkan tingkat bunga," ujar dia.
Dalam situasi tersebut, pemerintah perlu menjamin berbagai investasi yang masuk bertahan di dalam negeri dalam jangka panjang.
"Jadi arus dana dari luar juga harus kita bedakan antara yang foreign direct investment (FDI) dengan yang portofolio. Kalau yang FDI kita nggak usah khawatir, dananya jadi gedung yang tidak bisa dibawa pulang. Tapi kalau cuma yang ada di pasar modal itu selalu bisa dibawa pulang,” kata Darmin.
Untuk itu pemerintah bersama dengan otoritas moneter mengupayakan agar tingkat bunga tetap menarik pada tingkat tertentu. "Bagaimanapun juga, saat sudah mulai berjalan upaya untuk menurunkan tingkat bunga sehingga kredit meningkat," ujar dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved