Presiden Minta Serapan Anggaran ESDM 90 Persen

Rudy Polycarpus
29/2/2016 19:07
Presiden Minta Serapan Anggaran ESDM 90 Persen
(ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA)

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral menandatangani kontrak strategis tahun anggaran 2016 senilai Rp3,04 triliun. Penandatanganan kontrak tahap ketiga ini disaksikan langsung Presiden Joko Widodo, di Kementerian Energi, Jakarta, Senin (29/2).

Presiden mengatakan penandatanganan kontrak di awal tahun bertujuan mempercepat penyerapan anggaran. Ia tak ingin lagi penandatanganan kontak dilakukan di pertengahan tahun. Ini membuat penyerapan anggaran di Kementerian Energi pada tahun lalu hanya terserap 10 persen pada Agustus.

"Pemerintah telah menetapkan tahun ini adalah tahun percepatan kerja. Tahun ini harus di atas 90 persen. Tak ada bisa ditawar," kata Jokowi.

Jokowi berharap pelaksanaan berbagai proyek tersebut bisa menyerap banyak tenaga kerja dan melibatkan kontraktor lokal. Tujuannya agar peredaran uang bisa merata, tidak melulu di Jakarta. Dia juga meminta pelaksana proyek menggunakan konten lokal dan membatasi penggunaan barang impor.

Presiden juga memerintahkan kepada Menteri ESDM dan pihak-pihak terkait untuk bekerja cepat dan memantau terus berbagai proyek yang telah ditandatangani.

"Segera selesaikan. Jangan terlalu banyak didiskusikan, jangan terlalu banyak diseminarkan, dan jangan terlalu banyak dikaji. Lihat lapangan, lalu putuskan. Saya tegaskan kembali bahwa birokrasi harus menjadi sumber solusi. Ibarat bermain bola, saudara ini striker yang membuat gol, bukan asik menjaga gawang," tegas Presiden. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya