Suku Bunga Kredit Perbankan Akan Ditekan ke Single Digit

Nuriman Jayabuana
23/2/2016 17:52
Suku Bunga Kredit Perbankan Akan Ditekan ke Single Digit
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

PEMERINTAH menginisiasi rencana menekan marjin (net interest margin) perbankan agar suku bunga kredit perbankan dapat berada di level rendah, yaitu kisaran single digit. Dengan demikian bunga kredit rendah memicu peningkatan investasi dan menggenjot pertumbuhan ekonomi di tanah air.

"Yang namanya pertumbuhan, rumusnya sederhana sekali. Investasi akan naik kalau tingkat bunga turun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Selasa (23/2).

Darmin meyakini suku bunga kredit dapat ditekan ke angka 9 persen pada akhir tahun. “Artinya, di akhir tahun kita akan mewujudkan lending rate 9 persen,” kata Darmin.

Kendati demikian, hal itu bukan berarti pemerintah akan mengatur perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. "Tapi, kita mengatur penyebab tingkat bunga tinggi,” ujar dia.

Menurut Darmin, akan diterapkan batas atas (capping) terhadap suku bunga deposit perbankan yang menempatkan dana kementerian/lembaga dan BUMN. Pada akhirnya, hal itu membuka ruang bagi perbankan menurunkan suku bunga kredit.

"OJK akan mengambil langkah-langkah agar bunga special rate deposito yang diminta pemilik dana besar-besar tidak boleh lebih dari 100 basis poin di atas BI rate," ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama OJK dan BI juga telah menyiapkan strategi yang mampu mendorong perbankan di tanah air berani menekan marjin bunga bersih. "Sehingga NIM bergerak jadi 3-4 persen. Sekarang bahkan masih ada yang 6 persen," ujar dia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya