Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Indonesia yang tidak menggembirakan tahun lalu perlahan, tapi pasti, kini mulai menunjukkan kecerahan. Hal itu dapat dilihat dari sederetan fakta positif di awal tahun yang membuat para pelaku usaha di Tanah Air optimistis.
Data BKPM selama Januari 2016 menunjukkan lonjakan komitmen investasi sebesar 119% atau senilai Rp206 triliun. Ada lagi investor asing yang membeli obligasi pemerintah sekitar Rp20 triliun sehingga menstabilkan nilai rupiah dan indeks saham.
"Ada sentimen positif pada 2016. Investor melihat perubahan signifikan setelah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi dan membangun infrastruktur dasar," kata CEO CIMB Niaga Tigor M Siahaan dalam acara CIMB Economic Forum di Hotel Ritz Carlton Jakarta, kemarin.
Dalam forum yang diseleng garakan CIMB Niaga dan Media Group itu hadir Menko Polhukam Luhut Pandjaitan sebagai pembicara kunci, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono, Staf Ahli Menteri Perhubungan Antonius Tonny Budiono, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, pengamat politik Eep Saefulloh Fatah, dan Chief Economist CIMB Group Arup Raha.
Tigor Siahaan berharap pemangku kepentingan tidak lengah dalam menjaga iklim investasi karena banyaknya isu global yang sewaktu-waktu menerpa.
"Pengusaha percaya diri untuk membangun pabrik di Indonesia. Kebijakan tax amnesty yang akan dikeluarkan diharapkan semakin mendorong perekonomian."
Mengikis kesenjangan
Wakil Ketua Umum Apindo Suryadi Sasmita mendukung rencana pemberlakuan tax amnesty.
"Hal itu mendorong investasi lebih besar lagi. Semua uang yang dulunya enggak jelas akan menjadi jelas."
Senada dengan Tigor, ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih mengingatkan pemerintah agar konsisten dengan semua paket kebijakan yang telah diluncurkan.
"Investor memilih Indonesia karena mereka optimistis ekonomi kita tumbuh dan membaik."
Akan tetapi, Chief Economist CIMB Group Arup Raha mengingatkan Indonesia mewaspadai Tiongkok jika kembali mendevaluasi mata uangnya yang berdampak masif.
"Sektor riil akan terdampak. UMKM sebagai penopang produk domestik bruto dan menyerap 90% tenaga kerja harus memperkuat modal mereka."
Untuk mendorong perekonomian domestik, Sekjen International Union Confederation Sharan Burrow menyarankan pengusaha juga menaikkan upah pekerja guna mengangkat daya beli.
"Sama penting dengan infrastruktur. Daya beli yang tinggi akan ikut merangsang perekonomian."
Untuk menumbuhkan sentimen positif seperti kehendak pengusaha, Menko Polhukam menggaransi pemerintah sungguh-sungguh menjaga iklim investasi.
"Kuncinya ialah situasi yang kondusif agar semua proyek infrastruktur prioritas pemerintah berjalan.".
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono memaparkan sektor infrastruktur yang berperan besar dalam menciptakan sentimen positif.
"Bujet infrastruktur itu Rp118 triliun. Itu baru yang dari APBN. Ini akan memberi efek besar. Perputaran uang yang merata diharapkan menumbuhkan perekonomian secara simultan dan mengikis jurang kesenjangan."
(Ire/Jes/Dro/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved