Laba BTN Melonjak

Anastasia Arvirianty
04/2/2016 22:40
Laba BTN Melonjak
(ANTARA/PRASETYO UTOMO)

MENUTUP 2015, PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN) telah membukukan laba Rp1,85 triliun atau tumbuh 62% dari 2014 yang sebesar Rp1,14 triliun. Laba tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit dan pemulihan aset.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BTN Maryono saat menyampaikan paparan kinerja perusahaan di 2015, di Menara BTN, Jakarta, Kamis (4/2).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dari sisi pemulihan aset, di 2015 lalu, perusahaan sanggup membukukan pemulihan hampir mencapai Rp2 triliun, sementara kinerja kredit dan pembiayaan di 2015 mencapai sebesar Rp139 triliun atau tumbuh 19,88% dari kredit periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp115,91 triliun. Pertumbuhan kredit BTN ini berada di atas rata-rata industri nasional yang berada hanya pada kisaran 9,85%.

"Ini bukti, kami masih bisa meningkatkan fungsi intermediasi di tengah dinamika perlambatan ekonomi global maupun nasional," ujar Maryono.

Dengan kinerja kredit yang membaik, perusahaan juga tercatat membukukan kinerja nonperforming loan (NPL) yang membaik pula, yakni turun menjadi 3,42% (gross) dari NPL periode yang sama di 2014 sebesar 4,01%. "Kami berhasil menekan NPL dibawah 4% sesuai dengan target 2015, melalui perbaikan-perbaikan manajemen penagihan."

"Di 2016, kami optimistis kredit perusahaan bisa bertumbuh di kisaran 18%-20%, atau tetap berada di atas rata-rata industri nasional," tutur Maryono.

Dari pembiayaan perumahan, BTN masih menjadi pemimpin pasar dengan total penguasaan pangsa pasar kredit pembiayaan rumah (KPR) sebesar 30,6%. Total KPR yang sudah disalurkan Bank BTN sejak 1976 sd 2015 hampir mencapai Rp170 Triliun dan telah dimanfaatkan oleh hampIr 4 juta masyarakat Indonesia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya