Indonesia-Malaysia Bentuk Sekretariat CPOPC

Gabriela Jessica Sihite
04/2/2016 20:33
Indonesia-Malaysia Bentuk Sekretariat CPOPC
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

INDONESIA dan Malaysia sepakat membentuk sekretariat Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Badan tersebut dibentuk untuk mengharmonisasi produksi kelapa sawit antarkedua negara, baik dari standar dan manajemen pasokan.

Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan kedua negara sudah sepakat memilih direktur eksekutif CPOPC dari Indonesia yakni Benny Wachjudi. CPOPC akan memiliki 4 direktur, 2 posisi akan ditempati oleh Indonesia dan 2 oleh Malaysia.

"Indonesia menunjuk Direktur Standarisasi Fadhil Hasan untuk harmonisasi standar antara Indonesia dan Malaysia. Direktur Green Economic Zone juga akan berasal dari Indonesia," ucap Rizal di Jakarta, Kamis (4/2).

Menurut Rizal, CPOPC juga akan bertugas mendorong negara-negara pengimpor CPO terbesar yakni India dan Tiongkok untuk menerapkan mandatori biodiesel.

"Dalam waktu dekat akan lobi ke Tiongkok dan India unuk mulai standar B5 (biodiesel 5% dalam solar) atau B10 (biodiesel 10%). Kita akan bilang kalau pake biodiesel, kita bisa bantu mengurangi emisi karbon," tukasnya.

Menteri Penanaman Industri dan Komoditas Malaysia HE Dato Sri Douglas menambahkan pihaknya juga sepakat untuk mempromosikan penggunaan biodiesel ke berbagai negara, khususnya Tiongkok dan India. Dari negaranya, akan ada dua direktur di CPOPC dan salah satunya ialah direktur manajemen stok yang tugaskan mengkoordinir pasokan kelapa sawit Indonesia dan Malaysia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya