Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengeluarkan paket kebijakan ekonomi IX yang salah satunya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor logistik. Salah satu poin dalam paket tersebut mengamanatkan sejumlah BUMN membangun konsolidator ekspor.
Konsolidator ekspor gabungan beberapa BUMN tersebut dibentuk untuk meningkatkan nilai serta volume ekspor produk UKM dan ekonomi kreatif. "Kita perkirakan dengan kekuatan ini, ekspor produk UKM dan ekonomi kreatif bisa melonjak dua kali lipat selama kurang dari lima tahun," ujar Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawady, Selasa (2/2).
Pemerintah menunjuk sejumlah BUMN bergabung dalam sebuah konsolidator ekspor. Beberapa diantaranya adalah PT Bhanda Ghara Reksa, PT Sarinah, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PT Pos Indonesia.
"Intinya konsolidator yang menyeleksi dan mengumpulkan produk UKM di daerah-daerah. Nantinya mereka yang urusin branding dan packagingnya untuk kemudian diekspor," kata dia.
Perusahaan pelat merah di bidang logistik dan retail tersebut bertugas memasarkan dan meningkatkan daya tawar yang lebih kepada negara tujuan. "Selama ini produk UKM dan ekonomi kreatif selalu dijual putus, sehingga produsen tidak dapat nilai lebih. Kalau melalui konsolidator, mereka mendapat nilai yang lebih dan akan mudah menyesuaikan permintaan pasar internasional," ujar Eddy.
Selain itu, konsolidator ekspor tersebut juga dapat berperan sebagai trader yang menciptakan pasar baru bagi produk-produk UKM dan ekonomi kreatif. Selama ini ekspor produk UKM dan ekonomi kreatif cenderung tertuju pada negara negara tertentu saja.
"Kebanyakan produk UKM itu masuknya hanya ke Taiwan dan Malaysia. Ekspor produk UKM kita belum merambah ke semua masuk negara-negara ASEAN, ini yang perlu ditingkatkan,” ujar dia.
Pemerintah meyakini seluruh BUMN yang dilibatkan di dalam konsolidator ekspor tersebut memiliki akses pasar yang lebih luas dibanding UKM. "BGR kan punya gudang di mana mana, Sarinah kan punya retail di mana mana, PPI distributor. Mereka sudah biasa berkerjasama dengan dunia internasional dan lebih berpengalaman," ujar dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved