Jokowi: Blok Masela Harus Bawa Manfaat untuk Daerah

Rudy Polycarpus
01/2/2016 21:39
Jokowi: Blok Masela Harus Bawa Manfaat untuk Daerah
(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Pemerintah belum memutuskan pengembangan pengelolaan minyak dan gas di Blok Masela, Maluku. Pengelolaan itu meliputi pemilihan proses pengolahan gas lewat fasilitas gas alam cair terapung atau pengolahan di darat menggunakan pipa.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo ketika membuka rapat terbatas terkait Blok Masela di Kantor Presiden, Jakarta, seni (1/2). "Karena sebelum saya masuk ke (pengelolaan) di darar atau laut, saya mau ketemu dulu dengan investornya. Kalau belum (ketemu), saya belum akan memutuskan," ujar Jokowi.

Inpex (Jepang) bersama Shell (Belanda) mengelola Blok Masela sampai 2028. Cadangan terbukti gas bumi di blok itu sekitar 10,7 triliun kaki kubik. Inpex selaku operator Blok Masela pernah mengajukan perpanjangan kontrak karena butuh waktu lama untuk mendapat keuntungan jika produksi dimulai 2018.

Dalam rapat itu Presiden menegaskan, pengelolaan sumber daya alam harus membawa manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Karena itu, ujar Kepala Negara, apapun keputusan soal Blok Masela, tidak boleh melenceng dari konstitusi. Selain itu, pengelolaan blok tersebut harus memperhatikan pengembangan ekonomi di wilayah setempat, khususnya kawasan timur.

"Pemanfaatan minyak dan gas untuk ciptakan nilai tambah. Untuk berikan multiplier effect seperti yang saya sampaikan pada rapat lalu. Pada perekonomian daerah dan wilayah timur," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya