Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah berencana melepas kepemilikan empat perusahaan pelat merah. Empat perusahaan yang siap dilepas tersebut antara lain PT Merpati Nusantara Airlines, PT Iglas, PT Kertas Leces, dan PT Kertas Kraft Aceh.
“Memang beberapa BUMN yang mau diprivatisasi kebanyakan bermasalah. Ya, seperti Merpati salah satunya. Pokoknya akan dicari strategic partner,” ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (28/1).
Rapat koordinasi di tingkat menteri menyepakati opsi menawarkan kepemilikan BUMN kolaps kepada investor. Dengan demikian, restrukturisasi utang tiap perusahaan akan dibebankan kepada investor.
"Perusahaan perusahaan tadi harus dihidupkan dengan cara mengundang investor strategis. Maka harus kita selesaikan di sini untuk mendapat approval dari regulator keuangan dan dikomandani Menteri Koordinator," ujar Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro.
Kendati demikian, pemerintah akan tetap mengajukan persetujuan parlemen sebelum merealisasikan niatan tersebut. “Kami minta persetujuan DPR dulu baru bisa dijual. Empat perusahaan ini harus selesai tahun ini," ujar Aloysius.
Bila parlemen menyetujui usulan penjualan empat BUMN tersebut, pemerintah akan segera melakukan penawaran terhadap sejumlah investor. Sebab pengalihan kepemilikan tersebut tak akan mungkin melalui skema penawaran perdana di pasar saham.
"Tapi tergantung pembahasan di DPR, begitu selesai kita akan langsung tawarkan. Misalnya ini selesai minggu depan, maka kita akan mengusulkan ke DPR di Februari," ujar dia.
Pemerintah saat ini masih membahas skema dan besaran kepemilikan yang akan dilepas dari empat perusahaan pelat merah tersebut. "Kita belum mau detil sebelum beliau beliau memutuskan. Pokoknya kita tak mau mendahului, tapi kita sih kalo perlu (melepas kepemilikan) seluruhnya seperti yang Bu Menteri (Rini Soemarno) bilang," ujar dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved