KPPU Soroti Kartel Pangan

Lina Herlina
28/1/2016 16:47
KPPU Soroti Kartel Pangan
(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan fokus pada permasalahan kartel pangan dan swasembada pangan. KPPU juga sedang mendalami kebijakan pemusnahan induk bibit ayam broiler yang dinilai menjadi pemicu naiknya harga daging ayam.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPPU Syarkawi Rauf di Makassar, Kamis (28/1). "Pemusnahan itu mengakibatkan bibit ayam berkurang drastis. Otomatis, produksi ayam menjadi berkurang juga. Kalau sudah demikian, akan berefek pada harga ayam akan bergerak naik di level yang tidak wajar, sehingga yang dirugikan adalah konsumen," terang Syarkawi.

Menurut Syarkawi, saat ini sekitar 4 juta ekor ayam dimusnahkan setiap bulannya. Jika jumlah ayam yang dimusnahkan per bulannya meningkat menjadi 6 juta ekor, hal itu dipastikan akan mendongkrak harga ayam dan membuat konsumen merugi.

"Yang dirugikan konsumen. Untuk menindaklanjuti, KPPU telah berkirim surat ke pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pemusnahan itu," urai Syarkawi.

Di sisi lain, dari pantauan di sejumlah pasar tradisional Kota Makassar, harga ayam potong mencapai Rp45 ribu per potong. Padahal, menurut Arman, pedagang ayam potong di Pasar Terong, harga normal ayam potong itu dikisaran Rp18 ribu hingga Rp24 ribu per potong. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya