Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Mandiri Persero Tbk mengaku akan segera memulai negosiasi harga untuk mengakuisisi salah satu bank yang memiliki segmen pasar cukup besar di kredit menengah dan kecil, yakni PT Bank Permata Tbk.
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, kemarin, menjelaskan saat ini proses akuisisi telah sampai pada tahapan due diligence atau uji tuntas dengan pemegang saham Bank Permata.
"Kami mulai negosiasi minggu ini, tapi kan masih bisa fifty-fifty (peluangnya). Kalau harganya cocok, ya jalan. Kalau tidak, ya tidak apa-apa. Kan negosiasi dalam jual-beli itu bisa cocok, bisa tidak," kata Tiko, sapaan akrab Kartika.
Menyinggung kabar yang beredar di pasar, Bank Mandiri dan Bank Permata sudah menyepakati soal harga akuisisi, Tiko menyebut hal tersebut hanya rumor. Menurut Tiko, belum ada kesepakatan mengenai harga.
Saat ini, Bank Mandiri sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk proses akuisisi.
Dia menjelaskan, jika memang proses akuisisi terjadi, Bank Mandiri akan menggabungkan Bank Permata dengan salah satu anak usaha mereka.
Bank Mandiri, konglomerasi keuangan dengan total aset Rp1.202 triliun, kini memiliki dua anak usaha bank, yaitu Bank Syariah Mandiri dan Bank Mandiri Taspen.
Tiko merasa tidak mungkin Grup Bank Mandiri memiliki tiga anak usaha perbankan. "Kami harus merger salah satu anak usaha karena tidak mungkin punya anak usaha sampai tiga bank. Tapi belum tahu itu kan baru omongan dua atau tiga tahun ke depan, masih jauh," jelas dia.
Baca juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tetap Cerah
Sebelumnya akuisisi ini mencuat karena perbankan raksasa asal Inggris, Standard Chartered, berencana melepas saham di Bank Pemata. Saat ini, Standard Chartered memiliki saham 44,56%. Kemudian Astra Internasional memiliki saham 44,56% dan 10,88% dikuasai publik.
Bank Mandiri pada tahun ini memang mengincar akuisisi perbankan untuk mempertajam pertumbuhan kredit di segmen menengah kecil. Pada 2018, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Mandiri berada di level 20,98%.
Di kesempatan sebelumnya, Tiko meng-ungkapkan dengan posisi CAR tersebut, modal Bank Mandiri berlebih Rp30 triliun hingga Rp35 triliun. Modal berlebih itulah yang akan digunakan untuk membiayai akuisisi perbankan. Bila saham Bank Permata dihargai 1,5 x price to book value (PBV), berarti Mandiri perlu merogoh kocek sekitar Rp14 triliun untuk membayar 44,5% saham Bank Permata milik Standard Chartered Bank. (Ant/E-1)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved