Urbanisasi sebagai Peluang Pembangunan

Wisnu AS
29/10/2015 00:00
Urbanisasi sebagai Peluang Pembangunan
(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
UPAYA pemerintah menata kawasan perkotaan kini harus dilakukan dengan paradigma baru yang tidak lagi memandang urbanisasi sebagai suatu masalah, melainkan peluang dalam pembangunan. Saat ini, masyarakat yang hidup di perkotaan mencapai 54 persen. Urbanisasi dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Taufik Widjoyono dalam keterangan pers yang diterima, Jakarta, Kamis (29/10). Ini menjadi tanggapan dari hasil pertemuan tingkat tinggi regional Asia Pasifik yang membahas isu perkotaan dalam Asia Pacific Regional Meeting (APRM) for Habitat III yang berakhir pada pekan lalu. Perhelatan yang dilaksanakan selama dua hari dan dihadiri oleh delegasi tingkat menteri atau yang mewakili negara-negara Asia Pasifik serta pemangku kepentingan lain seperti United Nation, kalangan profesional, cendekiawan, sektor swasta, pemuda, dan masyarakat sipil.

Hasil APRM ialah The Jakarta Declaration for Habitat III yang berjudul Sustainable Urbanization to Accelerate Development atau Urbanisasi Berkelanjutan untuk Mempercepat Pembangunan oleh Agustaviano Sofjan selaku Ketua Advisory Board APRM. Prinsip-prinsip dan rekomendasi yang ada dalam Deklarasi Jakarta tersebut akan menjadi masukan dalam pertemuan PrepCom III di Surabaya pada Juli 2016 dan akan dimasukkan ke penyusunan Agenda Baru Perkotaan pada pertemuan Habitat III di Quito, Ekuador, pada Oktober tahun depan.        

Berbagai isu perkotaan didorong untuk menjadi perhatian bersama, di antaranya mendorong komitmen politik jangka panjang dalam pencapaian Sustainable Development Goals ke-11 dan SDG lain dengan pelaksanaan agenda perkotaan yang inklusif, aman, resilent, kota yang berkelanjutan, dan permukiman. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya