Indonesia Ketua Forum Bisnis Negara-negara Samudera Hindia
Fajar Nugraha
21/10/2015 00:00
(ANTARA/Iggoy el Fitra)
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyelenggarakan Pertemuan ke-21 Indian Ocean Rim Business Forum (IORBF).
Acara tersebut merupakan salah satu pertemuan dari rangkaian Pertemuan ke-15 Council of Ministers Meeting (COM) Indian Ocean Rim Association (IORA) di Padang dan Jakarta pada 20-23 Oktober 2015. Pertemuan dihadiri oleh delegasi dari 10 negara anggota IORA yaitu Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, India, Indonesia, Iran, Malaysia, Madagaskar, Oman, dan Thailand.
Dalam pertemuan tersebut, Kadin menerima peran dan posisi barunya sebagai Ketua IORBF dari Kadin Australia hingga 2017. Keketuaan Kadin di IORBF merupakan bagian dari posisi dan peran Indonesia sebagai Ketua IORA 2015-2017.
Adapun salah satu prioritas Indonesia sebagai Ketua IORA adalah mendorong kerja sama bisnis di antara kalangan usaha. Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto, menekankan pentingnya keamanan di jalur perdagangan laut, manajemen perikanan, pengembangan perdagangan dan investasi, dan pengembangan pariwisata di kawasan.
"Kalangan bisnis harus dapat mengambil perannya yang lebih besar lagi dalam menentukan arah dan membentuk masa depan kerja sama bisnis dikawasan Samudera Hindia," jelas Suryo, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (21/10).
Oleh karena itu, pada pertemuan IORBF di Jakarta, Kadin Indonesia mengundang Kadin dari seluruh negara anggota dan mitra wicara IORA untuk dapat berpartisipasi. Kemlu pun mendukung penuh upaya pelibatan lebih intensif pelaku usaha dari negara anggota dan mitra wicara IORA pada IORBF. Diharapkan keterlibatan pelaku usaha tersebut dapat mendorong munculnya berbagai inisiatif murni dari kalangan pelaku usaha untuk pengembangan kegiatan perekonomian di kawasan.
Nantinya, hasil dari Pertemuan IORBF akan disampaikan Kadin Indonesia kepada para pejabat tinggi negara-negara anggota IORA pada pertemuan ke-17 Committee of Senior Officials (CSO) di Padang pada 22 Oktober 2015.
Negara anggota IORA, yaitu Australia, Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Sri Lanka, India, Bangladesh, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, Mauritius, Seychelles, Uni Comoros, Madagaskar, Tanzania, Kenya, Mozambik dan Afrika Selatan. Sementara negara mitra wicara IORA terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Mesir, Tiongkok, dan Jepang.(Q-1)