BI: Ekonomi Membaik, Rupiah Bisa di bawah Rp13.800
Irene Harty
08/10/2015 00:00
(MI/Panca Syurkani)
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan jika perbaikan ekonomi menuju ke arah lebih baik maka kurs rupiah bisa menguat di bawah Rp13.800 per dolar AS. "Ya bisa Rp13.500 per dolar AS karena di Rp13.800 per dolar AS itu masih undervalue, indexnya masih dibawah 90," ungkapnya ditemui di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/10).
Hal itu terjadi bila perbaikan ekonomi menurut Mirza membaik, tingkat inflasinya membaik, CAD membaik, sehingga angka fundamental rupiah bisa terus membaik. Sepanjang Oktober dia berharap penguatan kurs masih memiliki banyak ruang untuk berlanjut.
Mirza optimistis dengan penguatan Rp13.800 per dolar AS nilai tukar rupiah masih undervalue. Jika memang bisa kurs rupiah bisa menguat lebih jauh maka akan lebih baik lagi untuk ekonomi Tanah Air.
Secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi di kuartal III akan ada perbaikan tapi tidak signifikan. "Tapi paling tidak dari siklus seasonality pengeluaran pemerintah di kuartal III dna kuartal IV itu kan pasti lebih besar disbanding kuartal I dan II. Jadi kuartal III ini sedikit lebih tinggilah dari kuartal II," jelas Mirza. (Q-1)