PT Rajawali Nusantara Indonesia (persero) melalui anak perusahaannya PT Mitra Kerinci meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Liki di Sumatra.
PLTMH Liki ini memiliki kapasitas 7.500 watt, dibangung di afdeling D Kebun Liki dengan memanfaatkan derasnya aliran sungai. Adapun pembangunannya didukung oleh peralatan hasil inovasi tim teknik secara swadaya dengan menggunakan dana Progam Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) RNI.
Direktur SDM dan Aset RNI Djoko Retnadi mengatakan bahwa dengan adanya pembangkit listrik ini diharapkan memberikan manfaat bagi warga dan berdampak pada peningkatan produktivitas dan juga peningkatan laba anak perusahaan RNI, PT Mitra Kerinci.
"Dengan listrik di semua areal perkebunan, masyarakat akan semakin antusias bekerja di kebun teh sehingga masalah kekurangan tenaga kerja dapat segera teratasi," ujarnya di Jakarta, hari ini.
Direktur Inovasi dan Pengembangan Usaha Agung P Murdanoto menuturkan keberadaan PLTMH ini akan mampu menjadi solusi bagi masyarakat di Solok Selatan khususnya yang berada di sekitar perkebunan teh yang sampai saat ini masih kekurangan pasokan listrik.
"PLTMH ini dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat di afdeling D yang mayoritas pemetik teh, mengingat di lokasi ini listrik masih menjadi barang yang langka,†ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung mengatakan secara simultan dengan ketersediaan aliran listrik yang memadai di Solok Selatan, pergerakan ekonomi akan semakin baik dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat. Misi perusahaan agar keberadaannya bermafaat untuk masyarakat disekitar perusahaan beroperasi juga akan semakin nyata. Hal itu sejalan dengan tujuan dari hadirnya perkebunan dan pengolahan teh hijau terbesar di Asia Tenggara ini, yaitu untuk menggerakkan roda perekonomian di sekitar perusahaan. (Q-1)