Pembangunan SPBU Fokus di Kota Besar

Wibowo
20/8/2015 00:00
 Pembangunan SPBU Fokus di Kota Besar
(MI/Arya Manggala)
PEMBANGUNAN stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) fokus di kota besar. Sementara sejumlah daerah belum memiliki SPBU. Hal itu disebabkan perbedaan jumlah keuntungan (margin).

Direktur BBM BPH Migas Hendy Ahmad mengatakan SPBU di sejumlah daerah tutup. Pasalnya keuntungan dari penjualan belum menutupi biaya investasi. "Marginnya cuma Rp240 per liter di luar Jawa, tapi investasi bangun SPBU antara Rp10 miliar-Rp15 miliar," ujarnya dalam Forum Dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang bertajuk Peluang Usaha Industri Hilir Migas Bagi Pengusaha Muda di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini

Menurutnya, investor cenderung mengalihkan penempatan dana mereka pada investasi yang lebih menguntungkan. Seperti sektor properti dibandingkan membangun SPBU di daerah.

Selain persoalan keuntungan, pembangunan SPBU di daerah belum menarik minat sebab konsumennya rendah dibandingkan pasar di kota besar. Kondisi tersebut memudahkan investor menghitung keuntungan ataupun titik impas (break even point/BEP)

Untuk mengantisipasi permasalahan, ia mengusulkan penyaluran BBM di daerah dengan pemberian izin khusus. Lalu harga jual ditentukan pemerintah daerah (pemda). (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya