ICE Bidik Acara Internasional

Wisnu
12/8/2015 00:00
ICE Bidik Acara Internasional
()
Dengan luas terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) menyasar sejumlah acara berskala internasional. Pada 20-30 Agustus nanti ICE menjadi tuan rumah hajatan Indonesia International Motor Show. ICE juga menggelar World Karate Federation World Championship pada 6-15 November 2015. Bahkan, ICE yang berlokasi di BSD City, Tangerang Selatan, Banten, berencana ikut berpartisipasi menggelar beberapa pertandingan olahraga di Asian Games pada 2018.

Rencana itu bukan tanpa dukungan fasilitas yang oke. Gedung ICE yang memiliki luas 117.257 meter persegi di atas lahan 22 hektare merupakan terbesar di Asia Tenggara. PT Indonesia International Expo, patungan Kelompok Kompas Gramedia dengan Sinar Mas Land sebagai pengelola properti ini, pun ingin meluaskannya menjadi 200 ribu meter persegi dalam dua tahun ke depan. Artinya, ICE bakal menjadi gedung konvensi dan ekshibisi kedua terbesar di Asia setelah China Import & Export Fair Complex di Guangzhou, Tiongkok.

Dengan begitu, Head of Corporate Communication Sinar Mas Land Panji Himawan berharap nanti semakin banyak para pembuat acara internasional mau menggelarnya di ICE. Keunikan ICE yang lain ialah menyasar tiga tema kegiatan berupa pameran, seni, dan olahraga. Tidak heran, meski baru diresmikan Presiden Joko Widodo pada Selasa (4/8), ICE telah menggelar beragam acara dari 31 September sampai 9 Agustus 2015. Sayangnya, Panji belum bisa mengonfimasi jumlah pengunjung yang diraih pada acara perdana tersebut.

Salah satu  acara ialah pameran bertema Dari Indonesia untuk Dunia pada 1-9 Agustus 2015. Pameran ini diikuti empat kementerian, yaitu Kementerian Perindustrian, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pameran ini menampilkan keunggulan karya kreatif Indonesia seperti aplikasi ICT, smart phone, smartcity, fondasi tahan gempa, drone, dan robotic.

Salah satu perusahaan yang meramaikan pameran itu ialah Webcika.com, aplikasi kasir offline dan online. Direktur Utama Webcika.comBima Gusti merasa gembira karena mendapat kesempatan membuka stand di ICE. Ia berharap dengan melakukan pameran di lokasi strategis ini dapat menambah para pengguna Webcika, yakni pengusaha toko ritel. "Hasil dari pameran selama tiga hari, 7-9 Agustus lalu, ada sekitar 80 pengguna baru yang memakai Webcika," ujar Bima di Jakarta, Selasa (11/8).

Sekadar informasi, Webcika sebelumnya telah punya sekitar 70 pelanggan. Pelanggan perusahaan yang baru berdiri mulai tahun lalu ini juga telah dipakai beberapa toko di antaranyatulisan.com produk lokal yang dirancang oleh Melissa Sunjaya. Bima menargetkan setiap hari setidaknya pihaknya mendapat satu pelanggan. Asal tahu saja, biaya berlangganan Webcika selama sebulan sebesar Rp99 ribu.

Stand Webcika bahkan sempat dikunjungi Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara. "Produknya bagus. Inovasi ini mempermudah para pemilik toko untuk memiliki toko online," tutur Rudiantara yang disampaikan Bima dengan bangga. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya