Panasonic Coporation melakukan ekspansi bisnis ke sektor perumahan. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Panasonic Corporation, Kazuhiro Tsuga, saat pertemuan dengan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (10/7).
"Memang belum ada rencana untuk pembangunan pabrik baru. Tapi kami akan berekspansi bisnis misal salah satunya perumahan dimana boleh dikatakan peluangnya cukup besar," tuturnya.
Saat ini Panasonic berusaha semaksimal mungkin untuk masuk ke bidang itu.
Panasonic pun optimistis bisa memperluas bisnis ke bidang business to business (btb). Penyediaan btb itu menjadi solusi untuk pengembang dari sisi keamanan atau kebutuhan teknologi.
"Sama seperti sanyo, grup perusahaan kami, kami lihat untuk bidang-bidang yang memang kesempatan investasi besar tentu kami akan investasi," lanjut Tsuga. Sebagai perusahaan yang selama ini fokus ke bidang komponen, Panasonic sudah memutuskan untuk tetap memilih Indonesia sebagai tujuan investasi meski ekonomi Tanah Air sedang melambat.
Kendati tidak mengumumkan angka pasti, Tsuga mengemukakan kunjungan keempat kalinya ini menunjukkan komitmen dan pandangan dirinya bahwa Indonesia menjadi destinasi investasi yang sangat potensial dan penting bagi Panasonic.
Dia juga menyebutkan masih ada kepercayaan dan harapan yang tinggi terhadap pemerintah baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Bagi kami kalau melihat suatu pertumbuhan bukan melihat jangka pendek tapi lebih lihat kondisi jangka panjang," tambah Tsuga.
Walaupun naik turunnya perekonomian dari fluktuasi nilai tukar, Panasonic mengungkapkan cukup yakin bersama Indonesia pertumbuhan jangka panjang di masa depan akan sangat besar.
Bahkan bagi Tsuga dalam kondisi lemah seperti sekarang bisa jadi kesempatan besar bagi investasi. Dia jua menegaskan berkaitan dengan bidang hukum dan kepastian perburuhan tidak menjadi masalah.
"Karena kami punya partner yang sudahh 55 tahun yakni keluara Gobel di Indonesia. Kami bisa hadapi beberapa kendala di lapangan, tidak ada yang sulit untuk diselesaikan," paparnya.
Sementara itu Wakil Presiden Panasonic Manufacturing Indonesia Heru Santoso mengemukakan masuknya Panasonic ke sektor perumahan memang sedang dibicarakan dengan pengembang-pengembang besar. Heru menyatakan ada sekitar lima pengembang besar yang sedang diajak berdiskusi.
"Jadi kita akan buat solusi untuk perumahan, Panahome, rumahnya yang jelas terintegrasi memakai produk Panasonic," tutur Heru.
Mulai dari elektronik, teknologi ventilasi yang berguna terutama untuk mengatasi polusi di Jakarta, sampai hemat energi dengan pemakaian solar panel.
Konsep eco housing itu juga merambah pada bahan bangunan yang digunakan. Panasonic memiliki teknologi fabricated wall atau dinding jadi yang sudah dicor.
"Dengan begitu pembangunan rumah bisa lebih cepat, satu rumah bisa jadi dalam tiga bulan, kalau yang pakai batu bata bisa lebih," sahut Heru.
Pembangunan perumahan itu rencananya akan diumumkan tahun ini dengan wilayah yang dikonsentrasikan di Pulau Jawa terutama daerah Jabodetabek.
Seperti Bekasi, kata Heru, perkembangannya cukup pesat. Daerah-daerah berpotensi seperti itu akan dikaji kembali oleh Panasonic dalam waktu dekat. (Q-1)