MENGASURANSIKAN kendaraan, rumah, jiwa, dan kesehatan sudah menjadi hal yang biasa bagi banyak orang. Namun bagaimana dengan anggota tubuh yang diasuransikan? Seperti yang dilakukan pendiri sekaligus CEO Papa John's Pizza John Schnatter. Dia telah mengasuransikan tangannya sendiri.
Dia mengklaim, tangannya sangat berharga. Tangan tersebut dipakai untuk membuat dan melemparkan adonan pizza, menuang dan menebarkan saus serta topping, dan gerakan-gerakan lainnya untuk membuat pizza tersebut, sehingga menurutnya, wajar jika tangan pembuat pizza memang sangat berharga.
Begitu berharganya, dan mungkin bisa menjadi yang pertama di dunia, Schnatter mengasuransikan tangannya dengan harga klaim yang mengejutkan, sebesar US$15,3 uta atau sekitar Rp204,1 miliar. Polis asuransi tersebut telah diasuransikan oleh sindikat di Lloyd dari London dan merupakan kesepakatan yang dipesan lebih dahulu untuk melindungi dia dari kehilangan tangannya.
Polis ini menempatkan tangan Schnatter di dalam perusahaan yang berisikan segelintir orang-orang berbakat dalam daftar "A" yang juga telah mengasuransikan aset-aset paling berharga milik mereka.
Apa yang dilakukan Schanetter sama seperti yang dilakukan para selebritis dunia, seperti Madonna yang mengasuransikan asetnya yang paling berharga, yaitu payudara, dan Heidi Klum yang mengasuransikan kaki indahnya dengan polis sebesar US$1,8 juta atau setara dengan Rp24 miliar. Sementara tangan pemusik sekaligus personel dari band legendaris The Rolling Stone, Keith Richards, diasuransikan sebesar US$1,1 juta.
Tidak hanya itu, "senyuman pembunuh" milik Julia Roberts diasuransikan sebesar U$28,5 juta, dan kaki pesebakbola David Beckham patut diberi asuransi sebesar US$66 juta.
Schnatter pun tidak sendiri. Dia bukan satu-satunya orang yang bekerja di industri makanan dan minuman yang bagian tubuhnya diasuransikan. Pengecap Costa Kopi's Coffee Gennaro Pelliccia, lidahnya diasuransikan sebesar US$14 juta. Pelliccia telah menikmati puluhan ribu kopi dan melalui lidahnya dia mampu merasakan perbedaan rasa pada setiap jenis kopi.
Selain itu, juga ada hidung pencicip anggur milik Ilja Gort yang diasuransikan kepada produsen anggur Belanda. Hal ini dilakukan Gort karena dia memiliki hidung atau indera penciuman yang istimewa dan telah diasuransikan oleh Lloyd's of London.
Ada lagi Sebastian Michaelis, seorang pengecap teh di Tetley, di mana selera dari pria 33 tahun itu telah diasuransikan sebesar US$1,5 juta kepada merek teh Inggris. Namun, tidak hanya panca indera yang bisa mendapat asuransi, kumis dan gigi pun ada yang mengasuransikannya.
John Schnatter tahu bahwa dari awal dia ingin membuat pizza untuk bertahan hidup. "Saya mulai membuat pizza di sebuah restoran pizza lokal di Louisville. Saya tahu bahwa jika saya membuatnya dengan benar, piring akan datang kembali dengan kosong. Namun, jika saya tidak benar membuatnya, piring akan datang kembali dengan pizza di atasnya."
"Sejak hari pertama, saya tahu, jika kami ingin berusaha untuk melayani pizza terbaik di dunia, kami perlu menggunakan bahan yang 'lebih baik', dan yang tetap filosofi kami saat ini." (Q-1)