Hadapi Lonjakan Pemudik, Mudik Gratis akan Dilipatgandakan
Ilham Wibowo
02/7/2015 00:00
(MI/ARYA MANGGALA)
MENTERI Perhubungan Ignasius Jonan memprediksi arus mudik akan mengalami lonjakan pada akhir pekan ini. Terutama untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi dan kereta api.
"Jika di udara juga pekan ini gelombangnya sudah terasa dari hari biasanya," ujarnya dalam memimpin gelar pasukan untuk angkutan lebaran 2015 di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (2/7).
Kemenhub memperkirakan jumlah penumpang mencapai 69.665 orang untuk tujuan internasional. Sedangkan untuk penerbangan domestik diperkirakan mencapai 237.703 penumpang. Sedangkan armada pesawat yang ada saat ini hanya sekitar 450.
Jonan mengharapkan, maskapai mempersiapkan diri dengan adanya peningkatan jumlah pengguna pesawat?. Untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut, maka mereka dipersilahkan menambah penerbangan.
Pihak maskapai juga diharapkan mampu untuk mengurangi adanya penundaan penerbangan. Jonan menyarankan untuk meningkatkan penerbangan malam hari.
"Kebijakan dari Kementerian Perhubungan, terkait transportasi udara yaitu meningkatkan kapasitas dengan penerapan extra flight?," tuturnya.
Kemudian penundaan jadwal penerbangan yaitu dilakukan penerbangan malam serta peningkatan pengawasan aspek keamanan dan keselamatan," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, kemungkinan terjadi lonjakan pada pengguna mobil hingga 5,8 persen atau diperkirakan sekitar 1,6 juta volume kendaraan. Sedangkan kendaraan bermotor meningkat paling tinggi, sebesar 7,77 persen sehingga lebih dari 2 juta unit kendaraan akan berjalan.
Melihat lonjakan itu, Jonan mengharapkan, petugas yang bertugas melakukan pengawasan kegiatan di jalan raya untuk lebih pro aktif.
?"Korlantas dan Polisi dan unsur terkait dapat lebih serius melakukan pemantauan ini dan membantu pemudik dengan pro aktif,"ucapnya.
Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan pada penggunaan sepeda motor, akan melipat gandakan mudik gratis.?
"Mungkin tahun depan mudik gratis sepeda motor bisa dilipat duakan. Ya kalau bisa sampai 100 ribu," tuturnya. (Q-1)