OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit

Irene Harty
30/6/2015 00:00
 OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit
()
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad mengatakan ada revisi target pertumbuhan kredit.

"Revisi Rencana Bisnis Bank sudah sebagian masuk, ini ada penyesuaian ke bawah, pada awalnya itu kredit akan tumbuh 16,4% sekarang akan bergerak 14%-15%," jelasnya usai buka puasa bersama media di Gedung Radius Prawiro Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin (29/6) malam.

Muliaman mengatakan RBB yang masuk berasal dari bank-bank besar tinggal menyisakan satu hingga dua bank. Jadi dia belum dapat menyatakan dengan formal angka pastinya.

Berkaitan dengan dana pihak ketiga, Muliaman mengatakan masih sesuai meski sudah ada penyesuaian lebih sedikit agar likuiditas lebih baik dengan Loan to Deposit Ratio yang turun.

"Ibarat orang lebih sehat, kita berharap lebih kurus memang tapi larinya lebih kecil karena dengan struktur yang kecil," sahutnya.

Menurut Muliaman pertumbuhan yang relatif sedikit melambat secara rasio bisa meningkatkan kredit bermasalah di beberapa sektor. Walaupun secara net Non Performing Loan masih tercatat kecil.

Baginya itu wajar karena permintaan kecil dan pertumbuhan kredit yang menurun.
"Yang paling penting bagi bank tentunya bagi kesehatan bank, apakah memiliki cukup cadangannya untuk meng-cover pemburukan itu," tandasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya