Polisi Gagalkan Penggelapan Sembako Jelang Lebaran

Ilham Wibowo
24/6/2015 00:00
 Polisi Gagalkan Penggelapan Sembako Jelang Lebaran
(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penggelapan sembako. Sebanyak 60 ton gula hasil penggelapan berhasil diamankan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan menjelang lebaran terjadi fluktuasi harga sembako karena permintaan yang tinggi sedangkan suplai produksi berkurang ataupun karena masalah distribusi yang terlambat.

"Bisa juga fluktuasi terjadi karena masalah pelanggaran hukum, penimbunan barang atau arus distribusi yang menyimpang," tutur Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan (24/6)

Muatan sembako telah dikurangi jumlahnya di perjalanan sebelum tiba di lokasi distribusi. Akibatnya, lanjut Tito, lokasi distribusi yang seharusnya menjadi tujuan utama mengalami kenaikan harga yang tinggi.

"Hari ini kita melihat operasi awal sudah diamankan. Ini distribusi gula dari pabrik di Cirebon, harusnya dikirim ke Karawang dan Ciawi, tapi dijual oleh sopir ke penadah di perjalanan, 60 ton telah diamankan," tuturnya.

Tito mengatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah dalam menstabilkan harga sembako. "Beban masyarakat berkebutuhan yang sangat tinggi menjelang lebaran bisa tertolong," tuturnya.

Polisi akan bersiaga mengamankan operasi pasar terutama menjelang lebaran. Tito mengatakan akan menginstruksikan jajarannya untuk siaga agar tidak terjadi pelanggaran hukum seperti penimbunan dan penggelapan bahan pokok.

"Sebagaimana dalam UU perdagangan, menjaga arus distribusi agar tetap sasaran. Saya menugaskan jajaran saya agar menjalankan kebijakan itu, mengamankan operasi pasar di Jakarta. Mencegah adanya pelanggaran hukum," tuturnya.(Q-1)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya